budaya shopping

pertama-tama gue ucapkan selamat bermalam minggu bagi yang malam mingguan dan semoga berhasil menemukan pohon pisang terdekat bagi yang jomblo yang ingin bakar menyan nyari wangsit akan kengenesannya. di sabtu malam yang indah ini (padahal gue udah nusukin lidi sapu ijuk biar ujan gede) mari kita menundukan kepala sejenak akan matinya sesuatu yang sangat berharga bagi kita. "romantisme percintaan". yaa,kata-kata itu telah mati bagi kita kaum jomblo yang terpaksa berhadapan dengan laptop/komputer/mesin tik pada malam yang dianggap sakral oleh para pasangan kekasih.. #backsound : menangis semalam,audy.



shopping. atau diartikan dalam bahasa tanah air berarti belanja. budaya shopping/belanja di Indonesia menurut penglihatan gue merupakan budaya yang begitu banyak dijalani sama cewek-cewek. ya namanya juga budaya,udah pasti pelakunya banyak dong. budaya shopping ini banyak dilakukan oleh kaum hawa. mengapa ? ya,karna cewek memiliki kebutuhan lebih banyak dari cowok.. alasan basi itu mah jeng. kaum hawa emang bener memiliki kebutuhan lebih banyak dari cowok,tapi ga semua cewek hobby shopping juga loh. banyak juga cewek-cewek yang cenderung sederhana dan ga neko-neko dalam urusan lifestyle. olrait,back to topic. buat cewek yang hobby shopping,kadang sekedar melihat sesuatu entah itu barang,pakaian,sepatu,gadget,atau malah cowok (kali aja cowok diperjualbelikan juga) yang menurut mereka "lucu" hasrat belanja mereka pun membludak dan hasrat akan memiliki barang tersebut pun tak terbendung lagi. dan buat cewek kadang urusan dompet menjadi hal keseratus saat mereka sudah addicted to shopping. alhasil tagihan kartu kredit pun membengkak,uang sepeserpun tak ada dalam dompet. ini salah satu dampak buruk dari budaya shopping yang berlebihan. 


budaya shopping pun semakin didukung dengan banyaknya mall-mall yang berdiri di Indonesia. ditambah lagi jarak dari rumah ke mall ga sampe 1 jam. faktor-faktor pendukung shopping pun makin mudah ditemukan dong ya jeng. coba deh perhatiin yang tinggal di jakarta yang mall nya seabrek-abrek,pernah ga sih ngeliat mall-mall tersebut sepi selaen subuh-subuh ? jarang pastinya. semakin banyak mall didirikan karna permintaan akan berdirinya shopping center itu sendiri mengikuti budaya shoppingnya kaum urban yang terbilang berlebihan. selain itu didukung pula dengan pola konsumtif nya orang-orang Indonesia,berdirinya mall-mall di Indonesia pun beralasan atas pola konsumtifnya orang Indonesia loh. bisa dong ngeliat di PIM banyak banget tuh label-label branded asal negara luar. ini contohnya :

ada yang bilang shopping itu membuat seorang wanita awet muda loh (lupa sumbernya dimana). tapi shopping yang berlebihan juga ga baik buat kondisi keuangan seseorang. shopping bisa dijadikan sebagai penghilang stress saat seseorang dilanda kegalauan shopping. nah kadang budaya shopping ini tentunya butuh dukungan materiil yang lebih untuk dompet seseorang. iya kalo dia masih keponakannya bakri,kalo bukan selesai shopping puasa seminggu kali ya *bukan curcol*. untuk itu banyak tempat-tempat selain mall yang bisa dijadikan tempat shopping / belanja dan tergolong MURAH loh. coba ini :

tanah abang - jakarta

cipulir grosir - jakarta

dua pusat grosir diatas merupakan alternatif tempat shopping yang terbilang murah. emang dulu tanah abang itu bukan tempat belanja yang dinilai bersih,tapi jangan salaaah sekarang yang ada tanah abang itu lebih rame dari mall-mall lainnya. gimana engga,kalian para shopping girls bisa ngedapetin barang yang cenderung berharga miring dan kualitas sama dengan produk-produk dalam negri lainnya yang dijual dishopping mall elit. selain menghemat,keuntungan pun jauh bisa dirasakan di jenis-jenis pusat grosir seperti ini. toh barang yang dijual ga beda jauh kan ? dari segi mode pun tentunya semua shopping center pastinya mengikuti trend baru yang sedang in. mau apa mau apa ? kaftan syahrini ? ditanah abang berserakan tuh. bulu mata anti badai ? anti tsunami juga ada koq. 

budaya shopping tentunya ga digandrungi oleh kaum hawa loh. jangan salah,gue sering liat cowok-cowok metropolis yang kerjaannya belanja didistro-distro blok M. apalagi kalo ada jakcloth (diskon akhir tahun distro-distro) itu ga cuma cewek yang mebludak tapi cowo temen gue pun tiap hari kuliah bajunya beda terus,dan setelah gue tanya bener aja jawabannya gini "daripada beli yang murah cuma kuat sebulan,mending gue beli yang mahal sekalian non,trus kenapa baju gue ganti-ganti mulu bosen aja make itu-itu mulu"..dan hening kemudian. ternyata yang punya selera akan shopping itu bukan hanya kaum hawa tapi juga kaum adam. sebut aja daniel mananta yang membuka brand DAMN,I LOVE INDONESIA. dia mendirikan shop sendiri itu ya karna memang permintaan akan pakaian-pakaian cowok-cowok gaya itu meningkat. jadi budaya shopping ga bisa cuma dibilang budayanya cewek-cewek loh ya. dan selanjutnya gue bakal kasih tips shopping yang sehat..

1. sesuaikan dengan budget 
2. sesuaikan dengan kebutuhan
3. tahan nafsu dalam bershopping ria
4. cari teman shopping agar bisa memberikan pendapat 
5. jangan berlebihan. sisakan untuk ditabung
6. cari tempat shopping yang nyaman 
7. cari waktu yang luang agar shopping tidak diburu waktu 
8. buat daftar barang apa yang sekiranya akan dibeli 
9. bandingkan harga dengan shop-shop lain 
10. jangan takut menawar dengan harga rendah (kalo belanja di pusat grosir jenis tanah abang. kalo di PIM nawar mah mending bawa ember buat naro muka)

yap,itu tadi sedikit tumpahan dari opini gue seputar shopping dan sedikit tips yang semoga bermanfaat bagi kalian yang membaca. dan karna ini sabtu malam,gue mau ritual dulu di kebon tetangga.. have a nice weekend all.. *siapinkemenyan *siapinsesajen
Share on Google Plus

7 comments :

  1. aduh gak kebayang deh setiap kuliah,bajunya ganti2 terus...

    ReplyDelete
  2. shopping bukan budaya..buat ceweq itu mah bawaan lahir..istilah medisnya "kongenital"

    kriuks..

    ReplyDelete
  3. daftar belanjaan kadang uda gak guna kalo uda di tempat tujuan jeng xD
    bukannya membeli apa yg dicari, malah nyari apa yg bisa dibeli :p #eh

    ReplyDelete
  4. gue suka shopping, jeng! tapi shoppingnya di ITC, tenabang, sama pasar senen hahahaha!

    gak kuat shopping di mall mah :))

    ReplyDelete
  5. saya suka shopping tapi gak gila shopping juga. :D

    ReplyDelete
  6. Aw, this was an incredibly good post. Finding the time and actual effort to create a superb article… but what
    can I say… I procrastinate a lot and don't seem to get anything done.
    My blog post ; click here to restore the language bar

    ReplyDelete
  7. I read this paragraph fully concerning the resemblance of newest
    and earlier technologies, it's awesome article.
    Also see my page - my article tools

    ReplyDelete