indigo, he can see "them"

Keberadaan makhluk selain manusia dan makhluk lain yang bisa bernafas tidak dapat dipisahkan dengan "mereka" yang tidak kasat mata. Seperti postingan sebelumnya kita memang harus hidup berdampingan dengan mereka sekalipun mereka tidak terlihat. Dan syukurlah bagi mereka yang tidak bisa melihat keberadaan mereka. Karna melihat keberadaan mereka bukanlah suatu hal yang menyenangkan. Jumlah mereka bahkan lebih banyak dari kita dan bentuk mereka pun beragam. Mulai dari yang paling cantik sampai dengan bentuk yang paling tidak ingin kita lihat seumur hidup. Tidak semua dari kita bisa melihat apa yang mereka lakukan, tapi tentunya sebagian dari kita diberikan kelebihan untuk bisa menyaksikan seperti apa bentuk mereka dan apa yang mereka kerjakan. 

Bagi mereka yang memiliki kelebihan untuk bisa melihat "mereka" mungkin menjadi suatu kutukan saat mereka tidak mampu untuk menjalaninya, tapi sebagian justru menganggap hal itu adalah suatu kelebihan yang tidak semua orang lain bisa memilikinya. Mereka menikmati kelebihan mereka bahkan mereka berkomunikasi dengan makhluk-makhluk tidak kasat mata ini. Sebagian dari mereka sudah mulai terbiasa dengan kehidupan mereka yang tidak hanya diisi dengan makhluk hidup yang bernafas, tapi juga dengan mereka makhluk yang berasal bukan dari dunia kita. Kita menyebutnya dengan indigo. Berdasarkan wikipedia, Anak indigo atau anak nila (bahasa InggrisIndigo children) adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan anak yang diyakini memiliki kemampuan atau sifat yang spesial, tidak biasa, dan bahkan supranaturalMeskipun tidak ada satu bukti penelitian pun yang membuktikan keberadaan anak indigo atau sifat mereka, fenomena ini menarik perhatian orang tua yang anaknya didiagnosis mengalami kesulitan belajar atau yang ingin anaknya spesial. Bahkan fenomena indigo ini telah menarik perhatian panggung hiburan (televisi) untuk menguaknya melalui tayangan-tayangan televisi seperti salah satu stasiun televisi swasta yang menampilkan anak-anak yang memiliki kelebihan ini.

He is special
Sepupu saya mengalami keterlambatan dalam pertumbuhannya. Waktu dia masih kecil dan belum mengenyam pendidikan, dia mengalami keterlambatan dalam perkembangannya. Saat anak-anak seusianya sudah berjalan, dia masih merangkak, dan saat teman-temannya sudah bisa bicara lancar dia masih belajar untuk mengucapkan kata-kata dengan benar. Bahkan sampai dia memasuki dunia sekolah pun bicaranya tidak selancar dan sejelas anak-anak seusianya. Keterlambatan pertumbuhannya membuat orang tuanya berpikir ada yang salah dengannya. Berbagai macam cara mulai dari terapi pada spesialis anak, terapi tradisional. konsultasi dengan ustad-ustad terkenal, dan berbagai macam cara ditempuh kedua orang tuanya untuk mendorong perkembangan anaknya agar bisa seimbang dengan anak-anak lain. Tapi usaha kedua orang tuanya tidak berhasil. Dan sampailah pada titik menyerah karna tidak ada perkembangan yang signifikan pada anak mereka / sepupu saya. Pada akhirnya kedua orang tuanya membiarkan anaknya berkembang seiring waktu berjalan. Karna tidak ada hal lain yang dapat dilakukan lagi agar anaknya setara dengan anak-anak lain. 

He plays with "them"
Sepupu saya adalah laki-laki. Sekarang dia duduk di bangku kelas tiga SD. Sedikit hyper aktif, oh bukan sedikit dia memang hyper aktif. Dia tidak takut dengan apapun yang ada didepannya. Namun dia tergolong anak yang tidak mencari masalah dengan anak-anak lain. Dia tidak suka berkelahi dan masa bodoh dengan teman-temannya yang tidak mempedulikan keberadaannya. Karna itu teman-temannya menyukainya. Pribadinya yang humble, suka berbagi, dan tidak suka berdebat dengan teman-temannya menarik teman-temannya untuk bermain dengannya. Tapi ternyata bukan hanya bermain dengan teman-temannya yang bisa dia lihat, tapi juga he plays with "them". Ya, sepupu saya juga bermain dengan mereka yang tidak kasat mata. Saya ingat tante saya pernah bercerita setiap jam 2 malam sepupu saya bangun dan bermain diruang tamu. Tante saya kaget ketika terbangun dan melihat pintu depan terbuka dan dia sedang asyik bermain dengan kotak berisi mainannya itu. Dan ketika ditanya oleh ibunya, sepupu saya cuma bilang "iya pavel lagi main mamah sama temen pavel,dia minta bukain pintu". Ternyata "temannya" itu selalu mengunjunginya setiap malam dan bermain dengannya. Kadang sepupu saya bermain sepeda malam-malam keliling komplek dan tidak takut untuk bermain sepeda sendiri seperti anak lain. Dan ya, tentu, dia bermain dengan yang "lain".

Mengetahui anaknya berbeda dengan yang lain, tante saya mencoba untuk konsultasi dengan salah satu ustad. Benar saja, ustad tersebut memberi tahu bahwa sepupu saya adalah salah satu anak indigo. Memiliki indera keenam yang masih sangat tajam. Karna itu dia tidak pernah takut untuk bermain malam-malam karna memang dia mengira "temannya" itu adalah sama dengan teman-teman lainnya. Perkembangannya yang terlambat, malas untuk belajar, malas untuk membaca , ya dia duduk dikelas tiga SD tapi masih belum bisa membaca. Sebenarnya tidak, dia bisa membaca hanya dia malas untuk membaca. Karna saya pernah memergokinya mengeja salah satu nama binatang dan itu benar sesuai dengan tulisannya. 

Rumah nenek saya berada diperkampungan yang menyatu dengan komplek. Masih banyak pohon-pohon layaknya perkampungan seperti biasa. Saya ingat waktu itu saya pernah mengunjungi rumah nenek saya lewat pintu belakang dan saya kaget, saat itu jam 10 malam dan sepupu saya sedang bermain bola dihalaman belakang rumah nenek saya. Saya mengomel dan bertanya "ngapain lagi pavel main sendirian",dan dia dengan polosnya menjawab "engga,pavel ga sendirian sih kan ada temen pavel". Merinding saya langsung masuk kerumah nenek saya dan memanggil tante saya untuk menyuruhnya masuk kedalam rumah. Ini bukan kali pertama sepupu saya bermain dengan "mereka". Tante saya selalu bergegas mencari anaknya ketika bermain sepeda disekitar rumah nenek saya. Dan tetangga saya pernah bilang, dia melihat sepupu saya bermain sepeda dan berhenti di pohon bambu yang lebat disekitar rumah nenek saya. Entahlah, mungkin dia sedang berkomunikasi dengan anaknya genderuwo yang baru lahir dan diberi nama alexander. 

Namun ternyata kelebihan ini kadang tidak berdampak baik dengan kehidupan anak-anak seperti sepupu saya didunia nyata yang sebenarnya. Karna keterlambatannya dalam dunia pendidikan, yakni belum bisa membaca dengan lancar, sepupu saya naik kelas dengan syarat bisa membaca dalam waktu 3 bulan. Bayangkan saja, dia belum bisa membaca dengan lancar,dan tentunya juga tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar disekolah dengan baik. Dengan berat hati tante saya meminta ustad untuk menutup indera keenamnya. Dan ya, memang sulit untuk menghapus kelebihan yang memang sudah diberikan Tuhan kepada hambanya seperti sepupu saya. Ustad tersebut tidak bisa menghilangkan kelebihan sepupu saya tersebut, tapi hanya menyamarkan penglihatan indera keenamnya. Dan mari kita lihat nanti apa ini sudah berjalan efektif. Tahun ajaran baru,baru saja dimulai. Semoga sepupu saya bisa seperti anak-anak lainnya. Walaupun kelebihan seperti ini merupakan takdir Allah swt, namun sepupu saya tetap harus menjalani kewajibannya sebagai anak dan sebagai insan yang berguna. Jadi mungkin menyamarkan penglihatan indera keenamnya menjadi satu-satunya hal yang baik demi kehidupannya.

Keberadaan anak-anak indigo ini memang berbeda dengan anak-anak lainnya. Ada sebagian dari mereka yang berkembang lebih cepat dibanding anak biasa, dalam arti memiliki tingkat kecerdasan yang lebih dari rata-rata, namun ada juga sebagian dari mereka yang justru tidak berkembang seperti seharusnya. Tapi saat mereka bangun dan hidup dalam dunia yang sebenarnya mereka akan lebih dari rata-rata anak-anak biasanya. Kepada seluruh orang tua sepatutnya tidak mengecilkan mereka karna kelebihan mereka. Memang butuh kesabaran untuk mengasuh anak-anak seperti sepupu saya ini, tapi bagaimanapun mereka tidak meminta untuk diberikan kelebihan seperti ini mereka mendapatkannya sendiri dari Allah SWT. Anak-anak ini hanyalah anak-anak biasa yang sama dengan yang lainnya,hanya saja mereka "sedikit" berbeda dengan yang lainnya. Karna kuasa Allah SWT tidak terbatas..


Oh ya masih ingat postingan saya tentang "teman" sekamar saya, annisa ? Akhir-akhir ini dia sering berulah, ketika kamar saya dalam keadaan kosong dan lampu dimatikan dia sering duduk ditempat tidur saya,ketika saya lewat depan kamar saya tau dia duduk disana dan saat saya berjalan mundur dia hilang. Mungkin karna akhir-akhir ini saya sering berbicara dengannya dan kadang masih suka penasaran dengan bentuk dan parasnya seperti apa. Harapan saya sih kalau dia tidak cantik lebih baik tidak menampakan diri. Dan ya, beberapa malam lalu dia memainkan tangan saya waktu saya mau tidur, sebenarnya pura-pura memejamkan mata saja,saya yakin dia tau saya belum tidur,dia memainkan tangan kanan saya sampai tangan saya berasa kesemutan.. Mungkin itu berita terbaru tentang annisa.. :) 







Source :

Share on Google Plus

35 comments :

  1. jeng saya mah tulen manusia lho.....
    Tp keren juga bs ngeliat yg gituan, kt bs ngebedain hantu lokal dan yg international.....hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. emang ada manusia jadi-jadian gitu ya ? :o

      Delete
  2. aw....
    serem bgt...

    Takut ketemu Annisa..

    ReplyDelete
  3. ka nonni postingannya kenapa horror gt yah apalagi yg annisa jd takut sendiri dikamar

    ReplyDelete
    Replies
    1. dudududu atut ya cendilian itu pasti ada yg nemenin deeeh dikamar :D

      Delete
  4. entah kenapa pas baca ini, gue langsung merinding dua kali Non, asli non gue gak boong -______-,

    ReplyDelete
    Replies
    1. aaaaah merinding disco tam ? itu pasti ada yg ikut baca, mungkin temennya annisa itu tam ;D

      Delete
  5. tengah malem baca beginian jadi gak berani tidur eike non -___-

    ReplyDelete
  6. waduh aq g minta menjadi seorang indigo deh... nakutin... hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. indigo itu udah mukjizat dari Allah jadi ya ga bisa minta juga hehehe..

      Delete
  7. Tiba2 jadi ingat sepupu saya yang juga indigo. Banyak kisah menarik tentangnya, salah satu yang lucu, ketika dia hilang di mall karena asik diajak main dengan "mereka".

    ReplyDelete
    Replies
    1. naaaaah itu kadang saking keasyikan main sama yang ga keliatan mereka bisa lupa sama dunianya sendiri..

      Delete
  8. kalau menurut saya indigo itu hebat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yap.. hebat menurut jalannya masing-masing :D

      Delete
  9. Ngeri amat ih, asli itu! Iiih takut deh :))

    ReplyDelete
  10. Pernah liat diTV soal anak Indigo.

    pengen sih, bisa gitu juga.
    tapi takut juga kalo bisa liat makhluk2 halus.

    hehehe

    ^^;

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener ul kalo belom kuat imannya mendinga ga usah yang begituan entar ga kuat malah gila haha

      Delete
  11. aiiish jeng punya teman sekamar dan bisa ngelihat keberadaannya juga? Hiii....
    Di kontrakan kami juga ada teman lain sih yg kami kasih nama Dewi, tapi kayaknya jangan sampe dia menampakkan diri deh, cuma lewat2 sepintas aja akunya sering merinding :(

    Hmm... kalo masalah anak indigo kayaknya kebanyakan berbeda dengan anak umumnya ya, tapi di balik kekurangannya itu kadang ada kelebihan lain yang beda dari orang kebanyakan sih jeng...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaaaaaa temennya dia namanya dewi, yg namanya alexander ada kek gitu ya..

      iya ci bener, mereka salah satu dari yg punya kelebihan..

      Delete
  12. aku jadi anak normal aja deh... punya 5 indra udah cukup kok, ehehe...
    maaf lahir batin ya, selamat berpuasa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaaa ya kan mereka juga engga minta buat dikasih indera ke 6 juga sama Tuhan jeng :)

      Delete
  13. Duh, mantep bgt tuh si Pavel, jgn2 ntr dia di rekrut ke tim sepakbola HantuCeria FC.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. engga adaaaaaaaaaaa baaaaang ga adaaaaaaaaaaaaa ;p

      Delete
  14. Anak indigo jadi inget sama dia alias dulu punya temen deket perempuan yang begitu deh,cuma dia normal kok pikiran & perilakunya cuma agak freak anaknya
    soalnya setiap saya dimana pun,dia akan tahu lagi ngapain & sama siapa,jadi kagak bisa boong & terkadang sangat menggangu privasi orang

    ReplyDelete
    Replies
    1. baaaah itu mah ga enak banget ya mau boong tapi ketauan hahaa

      Delete
  15. hmm..
    indigo ya..?

    berani gak kalo seandainya kita yang justru mendapatkan "kualitas" khusus seperti itu..? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kan mereka udah dapetin kelebihan itu sejak bahkan dari kecil jadi ya ga tau deh gimana rasanya yah hahaa

      Delete
  16. Replies
    1. paling ada hantu kepala buntung vi.. *jeruk puruuuut kali*

      Delete
  17. woiii serem woiiiiiii.. #ga.berani.ke.dapur.

    wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga berani kedapur tapi kekamar mandi berani ya ? hahaha

      Delete
  18. 2 tahun gak saya tempatin karena ngekost, kamar saya jadi sedikit serem...dan beberapa kali diganggu. tapi saya juga ada masalah dengan sleep paralyzed jadi bingung deh yang saya liat itu asli atau cuman halusinasi... bisa dijelaskan, mak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sleep paralyzed , itu maksudnya gimana ya ? hehehe

      Delete