menjadi blogger yg ikhlas

8:27 AM

Edisi ramadhan postingan blog pun mengikuti suasana. Namun beda halnya jika suasana hati sedang gegana (gelisah,galau dan merana) disarankan tidak menelurkan postingan berbau-bau galau. Karna tentu akan berdampak negatif bagi pembacanya. Galau itu seperti virus kalo kata jamrud, yang menyebar seiring ditiupnya angin. Maka dari itu kadang tidak disarankan bagi para pasangan untuk bermesraan di timeline twitter. Karna efek gegana itu sudah mencapai level badai. Entah lah itu yang saya dapat dari bahasa-bahasanya anak sekarang. Hehehe..

Sering kita melihat beberapa komentar dalam postingan kita diakhiri dengan "kunjungan balik ya sobat", atau beberapa komentar pada blog seperti "nice post, visit back ya",atau yang lebih mainstream lagi "saya suka blognya, saya sudah follow, follow balik yah".. Seandainya komentar-komentar tersebut diakhiri dengan "nanti saya akan transfer uang 1.000.000 rupiah untuk beli baju lebaran jika anda follow saya" bisa dipastikan seorang blogger bisa kaya raya dengan sekejap tanpa harus ke klinik tong fang. Saya tidak menyalahkan blogger-blogger yang memberikan komentar seperti itu pada postingan teman-teman blogger lainnya. Dulu sewaktu saya masih SMA dan masih labil coba-coba menulis diblog saya melakukan hal yang sama, bedanya saya jarang memberikan pernyataan tersebut dikolom komentar. Biasanya jika ingin difollow balik saya berkomunikasi dengan blogger-blogger lain via chatbox atau guestbook yang disediakan para blogger di blognya. Selain follow follow, tentu komunikasi via chatbox bagi saya dapat bersilaturahmi dengan blogger-blogger lain. Tapi itu dulu sebelum negara api menyerang. Pengetahuan saya seputar blog pun terus bertambah seiring berjalannya waktu dan bergaul dengan blogger-blogger lainnya. Dan sekarang saya memberikan nilai NOL bagi blogger yang hanya mengunjungi blog "sekenanya" saja untuk berharap blognya dikunjungi balik. 

Siapa sih yang tidak ingin blognya ramai pengunjung ? Siapa sih yang tidak ingin setiap postingannya dipenuhi komentar sama puluhan komentar ? Semua blogger pasti menginginkan hal yang sama. Postingan selalu dihujani komentar, juga trafic blog terus naik setiap harinya. Semua blogger menginginkan itu. Tapi tidak sedikit blogger-blogger yang ingin itu terjadi dengan cara yang cepat dan instan. Seperti memaksa blogger lainnya memfollow blognya setelah dia memfollow blog tersebut, atau berkomentar dengan maksud dikunjungi balik. Saya tidak menyalahkan mereka jika mereka ingin blognya seperti blog blogger-blogger lain yang ramai pengunjung dan ramai komentar. Tetapi saya sangat menyayangkan mengapa mereka tidak termotivasi untuk menjadi blogger yang lebih baik lagi agar blognya mendapat perlakuan yang sama seperti blogger-blogger lainnya. Dalam hal ini saya tidak ingin membahas bagaimana menjadi blogger yang baik, karna sudah banyak blogger-blogger yang membahas seputar itu. Dan jika teman-teman blogger adalah blogger aktif pasti pernah sesekali membaca postingan yang membahas hal tersebut. Saya hanya menyayangkan mengapa bahasan-bahasan seperti itu tidak diaplikasikan dalam kegiatan bloggingnya. 

Ikhlas. Berhubung bulan suci ramadhan, ada baiknya kegiatan blogging kita hubungkan dengan sifat ikhlas dalam diri kita. Yang saya pelajari, ikhlas adalah dimana kita memberikan sesuatu tanpa mengharapkan imbalan dan berasal dari lubuk hati kita sendiri, tanpa ada unsur paksaan dari pihak lain, dan tanpa mengharapkan perlakuan yang sama. Ikhlas dalam kehidupan sehari-hari saja sangat sulit dilakukan (terkadang), bagaimana ikhlas didunia maya ? Justru ikhlas didunia maya khususnya blog sangat mudah dilakukan. Ibaratnya saat kita buang air besar kita tidak ingin melihat kotoran kan ? Bukan bukan, saya bukan mau kasih saran kalo buang air besar pake kacamata hitam, tapi konsep seperti hal tersebut patut dilakukan dalam kegiatan blogging kita. Bedanya setiap kita "membuang" sedikit pikiran, pendapat, atau lainnya dalam blog seseorang, kita tidak perlu melihat balik apa yang sudah kita berikan dalam blog tersebut. Tidak perlu berpikir "ah nanti dia kunjung balik ga ya?" atau "ah pasti nanti dia engga komentar balik deh", tidak perlu berpikir seperti itu. Anggap saja itu sudah berlalu. Lupakan. Dan tetap fokus pada blog kita. Itu awal dari menjadi blogger yang ikhlas. Memberikan komentar tanpa pamrih, tanpa embel-embel "kunjungan balik ya" atau "follow balik ya" dan lain-lain. 

Bersikap baik kembali kepada sesama blogger. Hendaknya ini juga patut ditanamkan dalam diri masing-masing blogger. Kita berbicara soal ikhlas diatas, tapi percuma jika kita tidak menjadi blogger yang juga membalas kebaikan teman-teman blogger lainnya. Seperti mengunjungi balik teman-teman blogger yang telah memberikan komentar dan juga menyumbangkan pikiran kita pada postingan teman blogger yang telah mengunjungi kita. Saya selalu menyisakan satu hari untuk membalas balik komentar-komentar yang telah diberikan teman-teman blogger pada postingan blog mereka. Dan jika postingan blog tidak menarik mungkin saya akan lupa memberikan komentar. Ya, thats the point. Ikhlas itu berarti tidak mengharapkan imbalan, jika kita mendapat komentar yang sedikit dalam postingan mungkin banyak faktor yang menentukan. Seperti contohnya postingan kita tidak terlalu menarik, terlalu panjang, terlalu banyak curhat, terlalu melowdramatis, captcha terlalu sulit dibaca, atau pembaca tidak mengerti dengan apa yang sedang kita bahas. Kita tidak bisa memaksa mereka untuk memberikan komentar pada postingan yang bahkan mereka tidak tertarik untuk membacanya. Memang agak sedikit jahat, tapi inilah dunia maya. Dimana orang-orang bisa berbuat jujur tanpa harus takut terintimidasi seperti pada dunia nyata. 

Mulailah menjadi blogger yang ikhlas dalam berselancar didunia blogging. Saya sering melihat blog-blog dengan tampilan sederhana tapi komentar pada postingannya sampai puluhan komentar. Setelah saya perhatikan, ternyata blogger tersebut adalah salah satu blogger yang ikhlas. Memberikan komentar tidak pernah hanya sekedar "nice post", yakni memberikan komentar yang sangat baik, baik dalam hal yang positif dan negatif. Selain itu postingan mereka juga bagus, jadi tidak ada salahnya jika kita lihat komentar-komentar pada postingan mereka banyak dan followers blog mereka juga banyak. Karna faktanya mereka telah menjadi blogger yang baik. Yang terus berusaha melahirkan postingan yang baik, dan terus berusaha menjadi blogger yang ikhlas dalam berkomentar dan blogwalking. Saya memang jauh dari kata baik sebagai blogger, jadi mohon maaf jika postingan ini tidak sepantasnya dibuat oleh blogger seperti saya. Ya, hanya memberikan opini saja. Bulan puasa jangan tersinggung ya, ini hanya opini koq. 







Sumber gambar :

You Might Also Like

22 comments

  1. Setuju sama postingan ini!

    Yah, kalau memang dari diri si blogger sendiri niat untuk menulis tulisan yang 'berbobot' maka lambat laun pengunjung juga akan berdatangan. Belum lagi kalau para blogger tersebut melakukan blogwalking dengan cara yang 'sesuai' dan bukan dengan hanya meletakkan komentar "nice blog, visit balik yah."

    *cuma opini (juga) sih*

    ReplyDelete
    Replies
    1. copas banget kalo cuma "nice blog"... ketahuan dia gak baca postingannya...

      Delete
  2. SETUJUUUUUUU KAK!! =D , beeneran kita musti iklas ga gittuu yg dibilang 'visitback ya' bener banget, nice post kak1

    ReplyDelete
  3. Setuju!!! kadang mengganggu juga sih komentar begituan--" heu.

    by the way, follow balik yaaah *eh #mintaditabok

    ReplyDelete
  4. setuju, tapi gw rasa, kita juga harus maklumin kalo masih ada yang minta follow2an. mmmh, bahasa kaskusnya, mereka mungkin masih newbie... kayak gw. jadi cara instan mungkin adalah cara yang paling menarik...

    ReplyDelete
  5. Sejutu tu....kita harus ikhlas kalau blogwalking. pernah was awal ngeblog suka minta follow balik hihihi...

    salam kenal ya...

    ReplyDelete
  6. alhamdulillah gue nggak pernah minta buat "visit balit ya?" ato "follow blog gue ya?"
    bukan nggak pernah sih tapi belum pernah.hehehe
    gue mah mikirnya gini,kalo orang tertarik sama tulisan kita,tanpa diminta dia akan balik lagi buat ngebacanya^^

    salam blogger beriman:D

    ReplyDelete
  7. Hai, aku udah komen. Komen balik ya ^^
    *plak*

    iya nih, yg model ga ikhlas begini nyebelin banget emang. Bahkan kadang ada yg komen "nice post" tanpa baca dulu. Gue mending tulisan gue dibaca tapi ga di komen, ketimbang dikomen tapi ga dibaca --"

    ReplyDelete
  8. Setuju banget kak.
    Aku sih berkomentar kalau terasa ingin berkomentar aja.
    dan membalas berkomentar bila dikomentari.
    udah gak ngerasa itu bukan paksaan lagi sih.
    tapi kesenangan sbg blogger.

    dan udah bbrp lama aku udah jarang blogwalking tuh. lebih fokus pada isi postingan dan tampilan aja.
    buat menyenangkan pengunjung dan memikat mereka.

    tau2 mereka suka datang sendiri deh, walaupun sebelumnya gak ninggalin komentar di blog2 mereka
    malah ada yg nanya2in segala kalo telat update

    dan ada juga yg datang cuma buat baca aja, tanpa meninggalkan komentar. (tau dari trafik jumlah pengunjung).
    Itu jauh lebih menyenangkan ternyata, daripada dikomentarin tapi bunyinya "Nice info gan. visit back yaa"

    HAHAHAHA
    :D

    ReplyDelete
  9. yang paling parah itu komen cuma "pertamax" -___- asal komen gak baca isi, kadang juga walau cuma nulis di chatbox bikin bete. "blogwalking, aku udah follow, follow balik ya" errrrr....

    ReplyDelete
  10. "blogwalking, aku udah follow, follow balik ya"

    -_-"

    Gw mah ikhlas memfollow, cuma jarang niggalin jejak aja.
    Kalo udah follow gw lebih sering baca pake Google Reader.
    Simple.

    Nggak usah munafik. Siapa, sih, yang nggak mau blognya di-follow?

    Nah, masalahnya banyak yang pengen pamer angka follower sampai ngemis minta followback (emang twitter -_-")

    Oke. gw gak bisa ngasih solusi.
    Biarin aja mereka nemuin titik baliknya. Dimana budaya minta folbek nggak ada gunanya.

    ReplyDelete
  11. bener bangetttttt, kadang rada gimana gitu kalo baca coment yang cuma bilang "great" ato "very nice", btw mereka paham apa yang kita tulis gak sih -,-

    ReplyDelete
  12. hahahaaa.... saya ikhlas, saking ikhlasnya ampe lupa ngeblog :p hahahaa...

    ReplyDelete
  13. Ya bener, yg penting ngomentar ikhlas, nulis di blog jg ikhlas, maksudnya menulislah dengan tujuan mengasah skill menulis dan membuat hati senang.. Kepp blogging.. :D

    ReplyDelete
  14. konsep tulisannya keren, gaya tulisan yahut, salam deh dari saya surfer medan

    ReplyDelete
  15. bapak gue juga pernah bilang iklas itu kayak buang air besar... jadi makin ngerti dengan adanya postingan ini,,

    ReplyDelete
  16. salam kenal, kunjungi balik ya :
    http://kubukakubaca.blogspot.com/ :)

    ReplyDelete
  17. wah, kok baru tau ya ada logo ikhlas inside, hmmm

    balik: http://atdyn.blogspot.com/2012/08/Because-its-me.html

    ReplyDelete
  18. FOR ALL :
    thanks a lot all for giving ur comment here. maaf ga bisa bales satu-satu dulu, im kind of sick jadi ga bisa bales dan blogwalking ke para commentator kesayangan aku ini.. ill see you soon guys :) thanks for all the opinion..love you..

    ReplyDelete
  19. Semua tergantung kepada tujuan kita mengapa & kenapa kita ngeblog dari dulu hingga saat ini ?
    Dan alangkah lebih baiknya,jika kita ngeblog juga memberikan suatu tulisan yang bermanfaat bagi pembaca jangan hanya mengejar kolom comment yg banyak
    Karena cermin nyata dari blog yang kita punya adalah apa yang kita tulis bukan apa seberapa banyak comment & traffic yang datang & pergi

    ReplyDelete
  20. setuju sama postingannya wkwkwk -_-v

    walaupun ane masih blogger newbie tp banyak juga para blogwalking yang nginstan pake cara2 gituan wkwk._.v

    ReplyDelete