annisa sedang kesal

10:47 PM

Sedikit peringatan untuk kalian para pembaca yang sedang berselancar di internet untuk tidak melanjutkan membaca postingannya ini jika mengalami paranoid pada malam jumat. Saya sudah peringatkan kalian.. Waspadalaaah waspadalaaah !!!

Okay, pada malam jumat yang mendapat predikat malam yang seram ini, saya mau berbagi kisah kembali seputar hidup saya yang agak sedikit dibumbui dengan mistik. Saya memang bukan risa sarasvati yang memiliki teman-teman gaib ganteng nan cantik ala-ala orang belanda, tapi saya keseharian saya tidak terlepas dari makhluk seperti mereka. Mungkin para pembaca blog saya yang ganteng dan cantik ini sudah kenal dengan annisa si makhluk astral yang menghuni kamar saya, beberapa kali saya bercerita tentang dia di blog saya seperti disini . Beruntung lah dia makhluk dari antah berantah dan zona waktu yang berbeda jadi mungkin tingkat teknologinya masih bisa disebut gagap. Jika annisa tidak gaptek mungkin setiap saya akan memposting cerita tentang dia seketika kamar saya dihembus angin kencang ala sinetron inikah rasanya jaman SMP dulu.. *tidak, itu lebay sodara-sodara*..

Berhubung annisa belum pernah meniupkan angin kencang dikamar saya, saya mau bercerita seputar kejadian sekitar dua hari yang lalu. Saat saya merasa ada sesuatu yang membangunkan saya namun ketika saya hendak bangun dan melihat setengah dari badan saya terasa seperti tertindih. Ya, awal cerita saya baru selesai mengerjakan tugas kuliah sekitar jam setengah 11 malam. Mata mengantuk berat dan badan sudah minta direbahkan. Saya pun memindahkan kasur kelantai, karna memang beberapa minggu ini saya tidak merasa nyaman dengan bagian punggung / tulang punggung jadi terpaksa tidur diatas lahan yg keras. Alhamdulillah bukan tidur dijalur gaza. Saya tidur seperti biasa. Baca doa tidur dan terlelap. Tapi tidak untuk waktu yang lama saya terlelap. Karna satu jam kemudian saya merasa tidak nyaman tidur ketika kasur saya digerak-gerakan hebat dibagian kepala / diatas bantal. Saya kira itu mimpi, saya mencoba membuka mata namun tidak bisa, menggerakan tangan saya namun keras dan sulit untuk digerakan seperti ditahan untuk bergerak. Membelokan wajah seperti ditahan oleh sesuatu. Saya mencoba bangun untuk duduk semakin susah. Sekitar pinggang keatas terasa begitu sesak seperti tertindih. Satu-satunya senjata saya hanya ayat kursi dan meminta perlindungan Allah SWT. Kesadaran saya sekitar 80 %. Saya sadar ada yang tidak beres dengan saya tapi 20 % lagi saya masih bertanya apa ini mimpi. Tapi setelah ayat kursi selesai saya baca dalam hati pun mata saya tiba-tiba terbuka dan kemudian seolah-olah saya baru terlepas dari sesuatu yang mengekang saya untuk bergerak. Akhirnya saya bisa bernapas lega. Dengan sigap setelah menyadari ada yang lain dikamar saya, saya bergegas kekamar mamah dan menceritakan apa yang baru saya alami.

Singkat cerita, kejadian ini diceritakan kpd seluruh anggota keluarga saya. Mama memang tipe orang yang cocok curhat sama mama dede karna setiap apa yang terjadi seputar rumah selalu diceritakan ke ayah saya yang sekarang bertugas di Bandung. Seluruh keluarga saya tahu bahwa memang ada annisa dikamar saya, tapi yang keluarga saya tidak bisa pahami kenapa saya selalu diganggu oleh makhluk semacam ini. Jadilah ayah saya bertanya dan meminta pertolongan saudara-saudaranya untuk mencari tahu apa yang terjadi dengan saya. Mama juga ga mau kalah, yang saya tahu keesokan harinya mama langsung lapor kepada ustad yang biasa kami jadikan tempat bertanya. Tante saya pun ikut-ikutan bertanya dengan guru spiritualnya. Saya ? Saya sih tidak bertanya ke siapa-siapa. Saya mau tanya sama annisa apa dia yang melakukan itu dia juga tidak mau mengaku pastinya. 

Setelah seluruh keluarga saya saling mencari, mereka pun memberikan laporan yang hampir sama terkait apa yang terjadi malam itu dan apa yang terjadi pada diri saya. Yang pertama, dari mama : ustadnya mama bilang, dunia kita itu batasnya hanya kecil sekali dengan dunia "mereka" dan mereka yang jumlahnya ribuan juga beraktivitas seperti kita. Ya tentu saja mereka tidak main twitter. Nah tepatnya malam dimana saya tertindih salah satu dari mereka, adalah salah satu dari mereka sedang lewat dikamar saya. Dan ajaibnya, kita sebut dia Malik, Malik merasa ada sesuatu dalam diri saya yang membuat dia tertarik. Dia berhenti sebentar dan akhirnya menjahili saya. Saya bertanya "jadi bener kan bukan annisa?", pa ustad bilang, yang ganggu saya kemarin bisa dibilang lebih sakti dari annisa. Annisa tidak pernah menjahili saya sampai separah itu. Karna itu annisa takut saat si Malik ini "lewat" dan mampir dikamar saya. Itu laporan dari mama.

Selanjutnya laporan dari tante saya lebih mengejutkan lagi dan membuat saya kepingin pindah rumah secepatnya. Tante saya bilang, si makhluk yang menjahili saya itu tertarik kepada saya. Dia bahkan meminta saya untuk dijadikan miliknya. Naudzubillah. Namun ketika dia berkomunikasi dengan orangnya tante saya itu, dilarang keras untuk mengambil saya kedunianya. Sepertinya untuk yang ini tidak perlu diteruskan karn saya malah makin merinding jika melanjutkannya.

Dan laporan terakhir dari ayah saya, beberapa saudaranya yang memang belajar hal-hal seperti itu bilang bahwa yang menjahili saya itu memang bukan wajah baru. Dan versi laporan ayah saya, meyakinkan saya bahwa annisa lah pelakunya. Annisa itu seorang wanita. Dimana dia bisa menjadi sangat cantik tapi juga bisa sangat buruk saat dia marah. Ternyata dia sudah lama menemani saya sampai-sampai dia sayang kepada saya. Dia ingin berteman terus dan terus mengikuti saya dari mulai kuliah sampai masuk kekamar lagi. Awalnya saya tidak percaya annisa yg melakukannya karna ketika saya ketiduran ditengah-tengah mengerjakan tugas. Annisa membangunkan saya dengan menggerakan kaki saya. Tapi ayah saya juga bilang annisa kalau kesal dia melimpahkan kekesalannya kepada saya karna cuma dengan sayalah dia menjalani hari-harinya. 

Tulang Iga yang renggang 
Saya penasaran, jika memang benar begitu adanya saya bertanya kepada ustadnya mama yang memang hanya berpedoman pada ajaran Allah. Yang lainnya memang berpedoman tapi yang masih bisa masuk diakal sehat menurut saya adalah dari ustadnya mama. Setelah meminta penjelasan kenapa makhluk-makhluk yang disebutkan diatas tertarik pada saya, barulah saya mengerti kenapa perasaan tidak bisa dipaksa. Menurut penjelasan ustad, saya memiliki tulang iga yang renggang. Dimana makhluk semacam mereka tertarik dengan hal semacam ini. Memang saya juga tidak bisa menerima alasan tersebut tapi ya begitulah kata ustad tersebut. Banyak hal didunia ini yang tidak bisa diterima akal sehat. Selain itu, ada bagian dari diri saya yang membuat mereka betah berada didekat saya. Bahkan ada yang kemanapun saya pergi dia mengikuti saya. Okay, ini mulai mainstream ala-ala harap-harap cemasnya desta. Menanggapi hal seperti ini, saya cuma bisa berserah diri kepada Allah dan terus berusaha bagaimana agar mereka bisa meninggalkan saya dan jauh dari kehidupan saya. Seperti malam ini, beberapa saudara ayah saya sedang membantu dari jauh agar makhluk-makhluk ini bisa dihilangkan dari kehidupan saya.

Banyak hal yang dahulu saya tidak pernah percaya. Seperti halnya makhluk yang bisa berinteraksi dengan manusia. Mereka memiliki alamnya sendiri untuk apa berkomunikasi dengan manusia. Tapi semua itu berubah ketika annisa mulai menunjukan kehadirannya. Selain itu saya juga belajar bahwa sesungguhnya kekuatan Allah tiada batasnya. Disaat kita berdzikir mengagungkan namaNya, apapun yang diciptakan olehNya seketika menunjukan kelemahannya. Dan saya percaya melalui media manusia apapun itu baik manusia atau malaikatnya,Allah akan menunjukan kekuatannya kepada saya. Yang harus saya lakukan adalah memohon terus menerus agar terlindung dari kejahatan makhluknya didunia ini. 
akhir kata, jangan lupa baca surat al-falaq sebanyak 3 kali menjelang tidur dan membaca doa tidur. Usahakan kalian wudhu sebelum tidur. 

You Might Also Like

4 comments

  1. udah gue bilang annisa bakal marah -_-
    he, tulang iga renggang jadi di doyanin mahluk halus?
    :O
    eh, bentar. kalo setiap hari dia ikut lo mulu. pas smf ada dong? o__O

    ReplyDelete
  2. serem qaqaaa ._. namanya bagus ya annisa.... kalo di rumah aku namanya lur -__- untung si lur ga pernah ganggu ganggu =..=
    masih gangerti apa hubungannya tulang iga sama makhluk halus wkwk -.-v

    ReplyDelete
  3. halo , aku baru aja baca cerita kamu dan aku rasa kita sama , aku iga renggang dan pny 'annisa' ku sendiri . susah yah kayaknya jd manusia yg pny special ability kayak kita gini hehe , semoga kita bs sharing lg tntg hal kayak gini ^^

    ReplyDelete