kita tidak akan tahu mereka jadi apa nanti

5:36 PM

Selalu ada seseorang didalam kehidupan kita, baik itu berarti maupun hanya sekedar numpang lewat, yang bahkan tidak pernah kita perhitungkan langkahnya, kelak akan menjadi orang besar yang tidak akan pernah kita sangka-sangka. Teman SD, teman SMP, teman SMA, teman kuliah, yang kita tidak pernah lihat sedikitpun bahkan nanti mungkin akan menjadi atasan kita dikantor. Tunggu, nanti itu terlalu jauh. Bagaimana dengan sekarang ?

Di sekolah kita, dulu, sewaktu SD, SMP, atau SMA, selalu ada "dia" yang diremehkan teman-temannya, selalu ada "dia" yang hanya bolak-balik seputar perpustakaan - kelas, selalu ada "dia" yang selalu dijadikan bahan ledekan, selalu ada "dia" yang diolok-olok teman-teman, selalu ada "dia" yang bahkan eksistensinya tidak disadari disekolah, selalu ada "dia" yang seperti punya kehidupan sendiri, selalu ada "dia" yang berbeda dengan yang lainnya, selalu ada "dia" yang membuat grup yang tentu berisi orang-orang yang berjenis sama dengannya, selalu ada "dia" yang tentu tidak diperhitungkan keberadaannya. Bukan begitu ? Sepertinya hampir setiap cerita dibalik sekolah selalu ada "dia" yang seperti itu. Meskipun masih banyak lagi "dia" dengan jenis-jenis lainnya. Tergantung sekolah kalian masing-masing, spesifikasi bisa disesuaikan dengan permintaan, *FOKUS FOKUS*. 

Tapi, ternyata setelah kita beranjak ke usia yang agak sedikit lebih dewasa, atau berkepala dua, dan sudah berpisah dengan teman-teman SMP/SMA, banyak yang berubah. Ya, everybody changing, include them. Termasuk "dia" yang tidak pernah kita kira sekarang menjadi seperti orang yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Dulu "dia" bukan apa-apa, "loh koq sekarang jadi cantik banget gitu sih?", "loh koq sekarang dia ikutang pemilihan putri gitu sih?", "loh koq bisa sih sekarang dia jadi selingkuhannya aceng fikri", "loh koq bisa sih dia diterima jadi pramugari", dan kata-kata "ih dulu kan dia biasa aja", atau "ih dulu dia bukan apa-apa tuh disekolah", bahkan ada yang lebih pedas "yaelaaah dia dulu cuma sampah disekolah". Bermacam-macam kalimat keluar dari mulut kita ketika melihat "dia" yang dulu seperti yang disebutkan menjadi seseorang yang lebih dari kita, menjadi seseorang yang jauh dari kata "dia" yang dulu, menjadi seseorang yang bahkan sekarang patut diperhitungkan. 

Kita tidak akan tahu mereka jadi apa nanti, kita tidak akan tahu mereka akan menjadi orang besar nanti, kita tidak akan pernah tau bagaimana mereka dimasa dean nanti. Karna itu, ternyata diremehkan benar-benar menjadi salah satu kekuatan yang tidak akan pernah ditandingi. Diremehkan menjadi kekuatan bagi "dia" yang sekarang menjadi orang yang patut diperhitungkan. Diremehkan menjadi motivasi bagi mereka untuk membuktikan bahwa mereka itu bisa lebih daripada yang meremehkan. 


Maka dari itu, meremehkan orang lain bukanlah salah satu perbuatan yang patut di follow seperti akun twitter saya yang keren. Meremehkan hanya membuat kita semakin kecil. Meremehkan tidak berguna apa-apa untuk kita namun menjadi kekuatan bagi mereka yang diremehkan. So, dont underestimate someone, because we never know he/she will be a president in the future. 

You Might Also Like

11 comments

  1. ini yg biasa gue sebut metamorfosis: saat teman berubah rupa haha xD

    ReplyDelete
  2. setelah baca postnya. jadinget kawan lama...
    sekarang mereka seperti apa ya?

    ReplyDelete
  3. gue dulu begitu, dari kecil suka diejek bahkan di-diskriminasi karena memang sering penyakitan, makanya wktu berhasil menang lomba dimana-mana, berhasil masuk SMA beken, pada berkoar deh "kok bisa sih". tapi ya gue ga terlalu kesel, karena mungkin tanpa perlakuan negatif mereka, gue ga akan se-semangat itu untuk unjuk kemampuan diri wkwkwkwk :p

    ReplyDelete
  4. Sebenarnya hidup itu tergantung lingkungan...
    guepun begitu,waktu SD gue pengen kembali ke TK, waktu SMP gue pengen ke SD, SMA ke SMP, Kuliah kembali SMA lagi ha ha ha..
    nice post.. :P

    ReplyDelete
  5. Everyone has that opportunity untuk punya teman seorang publik figur atau mungkin, malah pemimpin negara ~~

    ReplyDelete
  6. Kemarin adalah hari ini. Hari ini adalah MASA DEPAN. So, Tatap masa depan dan jangan pernah mebuang waktu, apalagi meremehkan sosok disekeliling yang pernah terkucilkan. Lihat nanti dan engkau akan terpukau, semua punya kesempatan BUAT SUKSES, OK.....

    ReplyDelete
  7. Thank you for sharing mbak Nonni :)

    Hai.. Please vote me, Just click the heart icon
    Your voice means a lot for me :) (Photo no.3)
    The Sunny Day Is Taking Over
    Thank you so much <3

    ReplyDelete
  8. sebenernya asyikan di remehin mba, jadi ada motivasi lebih buat jadi big something
    dibanding yang lurus2 aja :)

    ReplyDelete
  9. ^_^ Kehidupan di masa akan datang adalah sebuah misteri. Terkadang orang yang dulunya di anggap pintar belum tentu bisa sukses. Dan terkadang orang yang di hina, diremehkan, dan bahkan tidak diakui keberadaannya. Bisa jadi ia menjadi orang yang sukses :). Jadi, mulai sekarang kita tidak usah meremehkan orang lain sebab masa depan adalah misteri okey ;)

    ReplyDelete