kembalikan pasal 33 !!

Bunyi pasal 33 UUD 1945 : 
ayat (1) berbunyi; Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan, 

ayat (2); Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara, 

ayat (3) menyebutkan ; Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, 

ayat (4), Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional 

ayat (5);Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.


Begitulah bunyi pasal 33 UUD 1945 yang terlihat sangat megah dan bertanggung jawab atas kemakmuran bangsa ini. Tapi apa daya, ayat-ayat diatas terlihat seperti omong kosong belaka bagi kami, penduduk Indonesia yang didzalimi mereka, para penguasa bangsa. 

Ayat satu tertulis "azas kekeluargaan" dalam menyusun perekonomian negara yang kaya akan sumber daya alam ini. Yang jadi pertanyaan, keluarga siapa ? Keluarga konglomerat penguasa mata air pegunungan yang diambil airnya untuk bisnis air mineral mereka ? Keluarga petinggi partai kuning ? Atau keluarga mana ? 

Ayat dua tertulis "menguasai hajat hidup orang banyak". Yang jadi pertanyaan orang mana ? Orang-orang miskin dibelahan Indonesia Timur yang masih dikeruk hartanya tapi kesejahteraan sulit dicapai ? 

Ayat tiga tertulis "bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat". WOW, terlihat benar-benar sangat menjamin kemakmuran bangsa ini, dikuasai oleh negara ?, negara mana ?, negara Singapura ?, Malaysia ?, Amerika ?, Qatar ?.

Ayat empat tertulis "dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian.....". Mandiri ? Berwawasan lingkungan ?. Berapa panjang sungai yang terkena limbah pabrik di tangerang ?, berapa banyak kerugian yang harus ditanggung masyarakat yang alamnya dirusak oleh penguasa negara ini ?, berapa banyak mereka yang merasa keadilan sudah ditegakan dengan seutuh-utuhnya dinegara ini ?, berapa banyak pembangunan jalan yang berhenti ditempat, pembangunan sekolah yang tidak kunjung dilaksanakan ?, atau jembatan yang putus dan dibiarkan ?, itu yang disebut berkelanjutan ?.


Ya, saya memang belum bisa menorehkan prestasi dikancah nasional ataupun internasional bagi negeri ini. Ya, saya memang terlalu banyak mengkritik pemerintah yang bobrok dan kotor ini. Ya, saya memang hanya bisa memuji-muji singapura yang tidak punya SDA apapun namun bisa menjadi negara yang bahkan masuk kategori negara maju. Ya, saya hanya bisa terkagum-kagum dengan jerman yang menghargai orang pintar semacam bapak Baharudin Jusuf Habibie. Dan ya, saya hanya bisa menjalani hidup sebagai seorang penduduk yang di dzalimi wakil rakyatnya, yang di dzalimi presidennya, yang di dzalimi para penguasa negara ini. 

Apa yang tidak dimiliki negara ini ? Bahkan tongkat di tanam bisa di makan (tanaman singkong). Lautan yang kaya, hutan yang jika diganggu akan menimbulkan ketidakseimbangan bagi seluruh dunia (kalimantan), tanah yang digali untuk mendapatkan perak namun emas juga bisa didapatkan disana. Gas alam yang berlimpah ruah, lahan pertanian yang luas, dan masih banyak lagi. Tapi apa, pemerintah merelakannya untuk dimiliki negara lain, untuk diolah negara lain, untuk dikeruk kekayaan negara ini oleh negara lain. 


Bahkan kontrak freeport diperpanjang sampai dengan 30 tahun mendatang. Apa dalam jangka waktu 30 tahun mendatang saudara-saudara kita di irian jaya sudah sejahtera ?. apa dengan dikeruknya sumber air bagi salah satu produsen air mineral kemasan terbesar di negara ini, masyarakat disekitar sumber air tidak akan mengalami kekeringan lagi ?, mereka yang kaya, namun kami yang dimiskinkan. Ah ya, kata "dimiskinkan" terlihat lebih enak untuk didengar dibanding kemiskinan. 

Entah lah, apa yang salah dari negara ini, sudah tidak dapat diuraikan dengan kata-kata lagi. Kesakithatian mereka yang ingin berkontribusi untuk negaranya sudah tidak terobati sehingga rela berkontribusi untuk negara lain diluar sana. Korupsi, kolusi, nepotisme sudah menjadi sarapan sampai makan malam bagi negara ini. Sumber daya alam yang berlimpah pemberian Tuhan, menjadi barang dagang yang menggiurkan bagi mereka. Dan sekali lagi, penduduk lah yang di dzalimi pada akhirnya. 

Kembalikan pasal 33 !! Alam ini untuk kami, alam ini diciptakan berlimpah untuk kesejahteraan kami, bukan untuk keluarga "itu", bukan untuk negara "itu", bukan untuk penguasa "itu". Kembalikan yang semestinya ada ditempatnya, yang semestinya diperuntukkan untuk kami. Bangsa Indonesia yang kaya alamnya.. 
Share on Google Plus

9 comments :

  1. Berkoar seprti apapun rasanya kita sebagai rakyat jelata takkan pernah didengarkan, percuma.
    terkadang saya kangen sama sosok soeharto yang meskipun dia korupsi tapi nggak berjamaah seperti sekarang, udah gitu dulu dijamannya meskipun korup rakyat tetep sejahterah dengan kebijakan" yg dia buat. tapi ah... sudahlah. itu semua omong kosong. mungkin quote ini pas, "Karena pemimpin yang baik bukan dia yang hanya mau mendengarkan tapi mewujudkan."-ben

    ReplyDelete
  2. Haha.. pada akhirnya, eksekusinya, semua itu untuk yang berkuasa aja. Indonesia gak akan makmur kl yang kaya cuman mikirin gimana cranya biar duit mereka bertambah terus..

    ReplyDelete
  3. undang-undang sekedar kata mutiara..

    Dehh, rasanya mau pindah aja ke luar negri kalo gini terus
    -,-

    ReplyDelete
  4. setoran freeport kepada pemerintah pusat mencapai nominal 56 - 70 triliun / tahun. Kembalikan sesuai kententuan Pancasila, sama aja bunuh diri. Karena Amerika bisa menarik seluruh , alu sista, investor dari negeri'a untuk pindah ke Thailand yg lebih murah & kondisi politik'a jauh lebih stabil. Lagi pula, indonesia masih sangat minim teknologi & tata kelola SDA / SDM, jadi kalau di balikan kepada Indonesia juga, jadi sarang korupsi, hal yang sudah pasti

    ReplyDelete
  5. visit & followback ;)
    http://prmctr.blogspot.com/

    nice posting btw :D

    ReplyDelete
  6. I will right away clutch your rss as I can not in finding your email subscription link or newsletter
    service. Do you've any? Please permit me know
    so that I could subscribe. Thanks.

    My website - pumpbuddy.us []

    ReplyDelete
  7. Pretty nice post. I just stumbled upon your weblog and wished to mention that I've really
    enjoyed surfing around your blog posts. In any case I'll be subscribing for your feed and I hope you write again very soon!


    Look into my web site friendship

    ReplyDelete
  8. I'm not sure exactly why but this blog is loading very slow for me.
    Is anyone else having this problem or is it a
    issue on my end? I'll check back later on and see if the problem still exists.


    Also visit my blog ... click me

    ReplyDelete
  9. Hi there i am kavin, its my first time to commenting anyplace, when i read this post i thought i could also create comment due to this sensible post.


    My blog ... click me

    ReplyDelete