sidang tilang, sidang isbat, atau sidang skripsi?

Balada mahasiswa tingkat akhir adalah ketika kamu terus diberondongi pertanyaan "kapan sidangnya? kapan lulusnya? kapan kerjanya? kapan nikahnya? kapan bisa beliin mama bmw? kapan om wawan bisa keluar dari penjara? looh". Jadi mahasiswa tingkat akhir banyak ga enaknya, banyak enaknya juga. Enaknya kuliah udah ga full kaya dulu dari pagi sampe sore kerjaannya kaya mahasiswa banget dikampus terus. Tapi ga enaknya juga banyaaaaak, ngerjain skripsi yang kadang bisa bikin galau melebihi galaunya nungguin balesan sms gebetan. Semua itu butuh perjuangan yang sangat amaaaat melelahkan. Siang jadi malam, malam jadi siang. Loh ini lagi banting tulang apa ngerjain skripsi?. Pokoknya yang namanya mahasiswa tingkat akhir selalu dibayangi dengan pertanyaan "kapan ya gue sidangnya? kapan gue wisuda ini ya?" 

Sidang itu ada banyak macamnya. Sidang tilang adalah ketika kamu ga bawa surat-surat penting ketika berkendara, sidang isbat adalah ketika kita menentukan kapan harus puasa dan kapan harus lebaran, yang paling ngeri tapi dirindukan adalah sidang skripsi. Yaitu ketika kamu diberondongi pertanyaan yang diluar perkiraan, dicecar habis-habisan, atau diangkat setinggi-tingginya untuk kemudian dijatuhkan kembali. Yang paling ngeri itu adalah sidang yang terakhir, sidang skripsi. Skripsi yang udah kita buat capek-capek, itu harus diuji kelayakannya supaya dapet gelar SARJANA. Tapi mungkin memang lebih mudah dari nguji kelayakan pacar jadi calon istri / suami. Taraf kesulitan sidang skripsi itu bisa dibilang awal dari ujian hidup. Mental digembleng habis-habisan, kemampuan public speaking dalam membawakan sebuah presentasi diuji habis-habisan, sampe habis perasaan ini nungguin kamu kasih kepastian. Eh maap salah fokus. 



22 April minggu lalu, saya sidang skripsi bersama empat orang lainnya. Engga kok, ga ditemenin april jasmine apalagi ben kasyafani, tapi saya ditemenin orang-orang terbaik yang saya temukan berserakan dikampus. Dosen pertama yang menguji saya menemui saya pagi-pagi, bukan bukan, bukan mau ngajak ngopi tapi mau nguji saya. Dosen pertama sesuai dengan harapan, diangkat setinggi-tingginya, dielu-elukan tentang sempurnanya skripsi saya. Tantangan pertama selesai. Tantangan kedua adalah ketika penguji ahli menguji kesetiaan saya, eh maksudnya skripsi saya. Penguji ahli, aman. Ketua sidang, okay. Parahnya adalah ketika saya tidak bisa menjawab 2 pertanyaan dari sekretaris sidang dimana dosen pembimbing saya menemani saya selama sidang. Dielu-elukan oleh penguji belum tentu dielu-elukan oleh dosen pembimbing. Sepanjang sidang saya malah diketawain karna ga bisa jawab 2 pertanyaan dari sekretaris sidang yang sebelumnya sudah memberondongi saya sekitar 25 pertanyaan lebih. Damn! Ungkapan "kamu mau ngapain buru-buru sih emang udah ada yang ngelamar?" dari dosen pembimbing saya setiap saya bimbingan kemudian terngiang dikepala saya. Bener juga! Aku mau nikaaaah ajaaa kakanyaaaa.. 

Singkat cerita sidang terlewati, dan lulus dengan hasil yang memuaskan. Kewajiban untuk menyelesaikan perkuliahan lebih cepat dari waktu yang sebenarnya sudah ditunaikan. Tapi tunggu dulu, belum sampai disitu. Perjuangan baru akan dimulai. Karna saya ga mau jadi selingkuhannya om tubagus chaery wardana a.k.a wawan, jadi saya masih harus banting tulang kerja keras buat nyicil ferari untuk mama. Tapi yang pasti, ilmu yang kalian pelajari selama perkuliahan itu akan digembleng habis-habisan saat kalian sidang skripsi nanti. Nikmati prosesnya, jangan mengeluh karna skripsi yang tak kunjung selesai. Kuncinya ya cuma dikerjain dengan ikhlas. Mengeluh habis-habisan ga akan merubah keadaan skripsi kamu jadi tiba-tiba bab 5. Yang penting adalah dikerjakan dan selalu dengarkan apa kata pembimbing karna itu yang terbaik. Mungkin segitu aja dulu, dicari pendamping wisuda dengan tinggi 170 cm, good looking, dan kalo bisa kedepannya bisa jadi pendamping hidup. Halaaaah.. *brb cari pendamping wisuda"



Share on Google Plus

3 comments :

  1. ah, selamat atas sidang skripsinya!
    gue juga lagi nyusun skripsi nih, doakan ya! ^^

    ReplyDelete
  2. Selamat kak atas kelulusannya! :)
    ini bisa jadi pedoman saya gak buat kuliah nanti?

    ReplyDelete
  3. congrats noni .... semoga gw bisa cepet nyusul wisuda biar kaya lo . heheh do'akan yaa :)

    ReplyDelete