Fresh Graduate Trainee Program (FGTP) Lotte Mart

Sesuai janji saya satu bulan yang lalu pada blog post Berkarir di Dunia Retail ini, kali ini saya akan berbagi pengalaman seputar seleksi Fresh Graduate Trainee Program (FGTP) Lotte Mart. Ya, salah satu perusahaan retail asal korea yang mulai mengembangkan sayapnya ke kota-kota di seluruh Indonesia. Sekitar satu bulan lalu, saya pernah mengikuti rangkaian tes seleksi FGTP Lotte Mart ini. Banyak alumni-alumni universitas ternama dan terbaik yang juga mengikuti seleksi FGTP. Universitas Indonesia, Unpad, ITB, IPB, Airlangga, dan masih banyak lagi fresh graduate yang lolos seleksi online. Saat saya mendapat email dari team HRD Lotte Mart, satu yang saya lakukan, browsing browsing and browsing. Hasilnya? Minim sekali informasi yang saya dapatkan tentang FGTP ini. Saya mencari informasi seluas-luasnya ke social media (instagram, twitter, dll), informasi yang saya dapatkan tentang proses seleksi FGTP ini sangat minim. Hampir tidak memberikan informasi yang saya butuhkan. Sebagai seorang pekerja yang sedang iseng apply lowongan pekerjaan, tentu saya mencari informasi selengkap-lengkapnya tentang perusahaan yang akan saya datangi. Tentunya, sebagai perbandingan dengan pekerjaan saya sekarang. Namun, karena informasi yang saya dapatkan via online media sangat minim, saya mengambil resiko untuk tetap mengikuti seleksi FGTP ini. "Sekedar mencari pengalaman", begitu yang ada di benak saya. Sekedar mencari pengalaman dan menambah pengetahuan. Kalau ternyata pekerjaan ini cocok dengan personality, passion, dan tujuan saya, kenapa tidak saya coba dulu bukan? Okay, kali ini saya akan berbagi pengalaman seperti apa sih seleksi FGTP salah satu perusahaan retail yang tergolong besar ini. 



Tidak ada bedanya dengan program management trainee yang diadakan perusahaan-perusahaan retail lainnya (sebut saja trans retail atau alfamart), FGTP sendiri bertujuan untuk mencari pemimpin-pemimpin perusahaan masa depan. Baik manager, senior manager, atau posisi-posisi leader lainnya di perusahaan. Tentunya, tidak mudah untuk menjadi seorang pemimpin. Maka dibutuhkan seleksi yang ketat dengan peserta-peserta berkualitas dari segi akademik atau profile CV-nya. Sebelum kamu siap mengikuti seleksi FGTP ini, sebaiknya kamu meyakinkan diri bahwa kamu siap untuk berkarir di dunia retail. Berkarir di dunia retail tentu ada kelebihan dan kelemahannya, semua pekerjaan seperti itu. Tidak ada di dunia ini pekerjaan yang paling sempurna tanpa ada lelahnya. Sebelum mendalami FGTP, sebaiknya kamu membaca article saya tentang "Berkarir di Dunia Retail

Seleksi FGTP ini dibagi ke beberapa seleksi setelah kamu dinyatakan lolos seleksi online (administrasi).

1. Seleksi administrasi (pendaftaran online)
Fresh graduated yang ingin bergabung dengan Lotte Mart, harus melamar via online ke website lotte mart. Mengisi form yang harus diisi, mengirim email, dan lain sebagainya. Nanti, jika profile CV kamu menarik, akan mendapat email dari team HRD lotte mart berupa undangan seleksi psikotest . 

2. Seleksi Psikotest
Seleksi psikotest ini akan dibagi ke beberapa kelas jika peserta yang diundang sangat banyak. Seleksi FGTP sebelumnya, jika pesertanya sedikit, seleksi psikotest dan seleksi-seleksi lainnya akan digabung. Namun, waktu saya mengikuti seleksi FGTP, hampir 200an orang peserta. Jadi, seleksi psikotest dibagi ke dua kelas dan dua sesi. Ada yang dapat pagi ada juga yang mendapat bagian setelah sholat zuhur. Seleksi psikotest ini ada 5 test. Tentunya, sama dengan seleksi-seleksi psikotest pada umumya.. DISC test, menggambar, matematika, dll. Menurut saya, kadang seleksi psikotest ini hanya diperlukan pada salah satu test-nya saja. Maksud saya, misal team HRD cukup melihat hasil gambar kita, selebihnya diperiksa nanti saja. Team HRD FGTP ini tergolong cepat mengumumkan seleksi psikotest waktu saya mengikuti seleksinya, sebanyak kurang lebih 200 orang, diumumkan yang lolos seleksi akan mengikuti tes FGD (Forum Group Discussion) dan diumumkan hari itu juga. Saya dan peserta lainnya berasumsi sama, psikotest yang memusingkan ini seperti hanya formalitas biasa dan entah bagaimana team HRD menentukan peserta-peserta yang lolos tes psikotest. 

3. Forum Group Discussion (FGD)
Setelah menunggu pengumuman seleksi psikotest seperti sedang menunggu hasil sidang skripsi, peserta yang lolos psikotest akan lanjut ke seleksi forum group discussion. Saya masih lanjut sampai seleksi ini. Keesokan harinya, pada FGD versi FGTP lotte mart, peserta seleksi akan diberikan sebuah case yang berhubungan dengan retail. Seperti pembukaan cabang baru, dan apa yang akan peserta lakukan jika peserta berada di posisi senior staff. FGD sendiri akan dibagi ke beberapa kelas di mana masing-masing kelas diisi 6 peserta. Seleksi FGTP yang saya ikuti tergolong sangat cepat, hari pertama tes psikotest, hari selanjutnya FGD, yang lolos seleksi FGD akan lanjut ke tes interview. Hasil kepo saya ke batch sebelumnya, seleksi FGTP sebelum batch saya, dilakukan selama 2 hari. Psikotest dan FGD dalam satu hari, selanjutnya tes interview. Namun, karena peserta batch saya sangat banyak, dibagi menjadi beberapa hari. Sekali lagi, seleksi FGTP ini tergantung pada peserta yang mengikuti. Semakin banyak peserta, makan seleksi akan dibagi sampai 2/3 hari dimana masing-masing test akan diadakan per hari. 

4. Interview 
Sesi interview adalah penentu lolos tidaknya peserta FGTP. Sesi interview HRD dan USER ini jadi seleksi terakhir sebelum medical check up. Saya pikir, tes medical check up mutlak adanya. Kalau peserta adalah pengguna narkoba, sudah tentu tidak akan lolos. Namun, kalau peserta memiliki penyakit selama penyakit tersebut tidak menghambat aktivitasnya selama bekerja, pasti akan lolos ke tahap training. Sesi interview versi FGTP ini prosesnnya sangat lama. Kebetulan saya tidak terlalu paham cara-cara seorang psikolog melihat orang saat melakukan interview. Yang saya alami waktu itu, masing-masing peserta menjalani sesi interview selama 1 jam bahkan lebih. Sebanyak mungkin team HRD menguak kepribadian calon trainee, dan saya masih terus berlanjut sampai ke tahap ini. Banyak peserta-peserta yang gagal di tahap FGD, tidak peduli berasal dari kampus ternama sekalipun, saat dia gagal di FGD, maka dinyatakan tidak lolos ke tahap selanjutnya. Waktu itu, hampir seperempat dari total peserta yang megikuti tes psikotest yang melanjutkan ke tahap interview. Saya pikir seleksi FGTP ini cukup berat dan banyak penilaian. Jadi, persaingan benar-benar ketat. Sesi interview ini tentunya sama dengan interview-interview pada umumnya, namun yang saya asumsikan adalah, team HRD benar-benar mencari para fresh graduated yang benar-benar mau belajar dan berjuang dari bawah. Tentunya saat ini, para fresh graduated belum memiliki pengalaman dan "mau apa saja" asal mendapatkan kerja dan memiliki pengalaman kerja. 


Sangat disayangkan, jalur Management Trainee yang dibungkus dengan nama lain Fresh Graduated Trainee Program (FGTP) tidak dikemas sebaik-baiknya oleh Lotte Mart itu sendiri. Saya diberi kesempatan untuk bertanya di sesi interview, dan sebagai seorang yang sudah memiliki pekerjaan, tentunya saya bertanya sebanyak mungkin untuk bisa mendapatkan informasi dan membandingkan dengan pekerjaan saya. Berikut kelemahan FGTP Lotte Mart :

a. Gaji yang terbilang kecil 
Untuk skala management trainee perusahaan multinational (korea) Lotte Mart menawarkan gaji sebesar Rp3.500.000 untuk posisi senior staff yang sudah diangkat menjadi pegawai tetap setelah proses training. Rp3.500.000 dibandingkan dengan management trainee Alfamart tentu saja tidak sebanding. Alfamart menawarkan gaji Rp4.000.000 untuk management trainee. Menurut saya untuk pressure kerja retail yang cukup berat, angka tersebut masih terbilang cukup kecil. Apalagi peserta FGTP harus siap ditempatkan di cabang-cabang luar daerah. 

b. Tidak ada career path 
Lotte Mart hanya menjanjikan akan diangkat menjadi pegawai tetap dengan status senior staff setelah proses training selesai. Saya bertanya kembali ketika pihak HRD menjelaskan hal tersebut. Setau saya, management trainee atau proses recruitment perusahaan memiliki career path bagi anak-anak didikannya. Dalam arti, peserta management trainee tidak dibiarkan begitu saja. Berbeda halnya dengan lotte mart, setelah menjadi senior staff, takdir ditentukan pribadi itu sendiri. Jika bisa berkembang, tentunya jabatan-jabatan lainnya akan bisa didapatkan. Jika tidak, ya akan mencapai posisi senior staff saja. Hal ini juga cukup berbeda dengan Officer Development Program yang dijalani sahabat saya di Medan, dia ditugaskan ke Medan, untuk kemudian di tarik kembali ke ibukota dan menunggu penempatan jabatan dan daerah selanjutnya. Dimana hal tersebut menunjukan ada "career path" bagi para fresh graduated yang direkrut melalui jalur-jalur seperti FGTP ini. Sedangkan FGTP, tentu ada kenaikan status (gaji juga pasti naik), tapi itu sudah menjadi bagian dari kewajiban perusahaan bukan? Annual Increase salary setiap tahunnya. Saya cukup kecewa ketika pihak HRD menjelaskan bahwa program FGTP ini difokuskan untuk mencari staff-staff terbaik. Saya pikir-pikir benar juga. Sudah terlihat dari nama "management trainee" yang mereka bungkus menjadi "Fresh Graduated Trainee Program". Sudah pasti mencari para fresh graduated untuk menjadi staff di lotte mart. 

2 hal di atas adalah kelemahan program FGTP yang saya lihat dari tahap seleksi. Kebetulan saya mencoba untuk tidak lolos ke tahap selanjutnya pada sesi interview karena saya merasa kecewa dengan benefit yang ditawarkan perusahaan. Satu hal yang pasti, hal tersebut saya anggap menjadi kelemahan program FGTP karena posisi saya sudah bekerja. Jadi ada benefit-benefit yang saya bandingkan dengan perusahaan tempat saya bekerja. Sedangkan untuk kacamata fresh graduated, berkarir di dunia retail tidak selalu buruk. Fresh graduated masih harus banyak belajar dan menimba ilmu bekerja untuk mendapatkan pengalaman bekerja sebanyak-banyaknya. Tergantung pada pribadi masing-masing, mereka yang yakin bekerja menurut passion akan sukses, silakan dijalani. Namun, mereka yang yakin dimanapun tempatnya, pengalaman selalu akan jadi guru yang berharga, silakan dijalani. Semua kembali pada pribadi masing-masing. Ada yang menilai dari sisi ekonomi, sisi psikologis, ada yang melihat dari kacamata masa depan, keluarga, dan hal lainnya, semuanya punya persepsi masing-masing. Saya, hanya membantu memberikan informasi dan membagi pengalamannya saya dan ditulis tentu berdasarkan opini saya. Jika memang ingin Berkarir di Dunia Retail, silakan mantapkan langkah kaki menghadapi apapun yang ada didepan nanti. 











Pic Source :

http://www.estegra.com/home/index.php/projects/gallery1/29-lotte-mart-bintaro
https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Lottemart.jpg

Share on Google Plus

3 comments :

  1. Sebuah pengalaman menarik bisa berbagi ilmu tentang FGTP.

    ReplyDelete
  2. Klau boleh tahu anda sblm ny bkerja di retail jg kah ? Saya skrg bkerja di retail juga selama setahun ini, dan hari ini di tawari untuk bekerja di lotte mart. (Saya sbernya juga masih mikir2 karena hrus tetap di dunia retail). Mhon jawabannya ya gan.

    ReplyDelete
  3. yes, i did. aku pernah coba di retail juga. maybe for furthe talk bisa langsung email aku aja ya. nonisetianingsih@gmail.com

    thanks

    ReplyDelete