Perlukah Diet?

8:59 AM




















DIET

Sebuah kata yang hanya akan menjadi sebatas angan seorang cewek dengan tujuan menurunkan berat badan, namun sudah menjadi wacana sejak 1000 tahun lalu yang tidak akan pernah terealisasikan. 

Begitulah pengertian kata DIET yang sesungguhnya di mata cewek-cewek jaman sekarang. 

Kata diet identik dengan pengertian mengatur pola makan dengan tujuan menurunkan berat badan atau untuk mendapatkan berat badan ideal. Sekelumit langkah-langkah diet pun bertebaran di social media dengan iming-iming seorang wanita cantik dengan postur tubuh yang langsing tanpa lemak menggelambir di beberapa bagian tubuhnya. Tau gak sih kalian kalau sebetulnya kata DIET itu bukan hanya bermakna "menurunkan berat badan"? 

According to wikipedia, pengertian kata DIET itu sendiri adalah :

"Jumlah makanan yang dikonsumsi oleh seseorang atau organisme tertentu."

Dalam pekembangannya, diet dalam konteks upaya mengatur asupan nutrisi dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Menurunkan Berat (Massa) Badan 
  • Meningkatkan Berat (Massa) Badan 
  • Pantang Terhadap Makanan Tertentu misalnya bagi penderita diabetes (rendah karbohidrat (glukosa) dan kalori).
Asupan nutrisi seseorang sangat berpengaruh terhadap massa tubuhnya.

Pola makan yang seimbang akan memberikan kecukupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita, sehingga tubuh kita akan berfungsi dengan baik. sayangnya hal ini menjadi tantangan yang sulit terpecahkan oleh sebagian besar orang di dunia. sebuah semangat dan komitmen merupakan hal yang utama dalam diet.

Nah, pengertian kata DIET menurut wikipedia sangat berbeda dengan pengertian kata DIET modern yang berkembang di masyarakat dan hanya menjadi angan-angan belaka bagi sebagian cewek. Diet itu gak hanya untuk mereka yang memiliki berat badan berlebih (over weight), namun juga untuk mereka yang memiliki tujuan masing-masing sesuai dengan kebutuhan tubuhnya. Contohnya, pola makan yang diterapkan petite girl atau cewek-cewek bertubuh kurus untuk mendapatkan berat badan yang lebih ideal atau lebih gemuk, itu juga disebut DIET. Penderita diabetes yang harus mengurangi asupan glukosa dan menerapan pola makan tertentu, itu juga disebut DIET. Jadi, pengertian kata DIET itu sendiri bukan hanya sebatas "menurunkan berat badan untuk mencapai berat badan ideal" 


Pengukuran yang Salah 

Bayangin ya, udah salah mengartikan kata DIET, mengukur berat badan ideal juga salah. Gimana coba? Seringkali sebagian orang salah mengukur berat badan ideal mereka dengan mengurangi angka 110 dari tinggi badan mereka. Misalnya, tinggi badan saya adalah 165, maka berat badan ideal saya adalah 165 - 110. Jadi berat badan ideal saya adalah 55kg (yaampun ini bisa 55kg aja saya sujud syukur). Well, saya gak tau darimana penghitungan berat badan ideal dengan mengurangi angka 110 dari tinggi badan kita. Mungkin itu salah satu jalan pintas yang benar juga menurut sebagian ahli. Ya, biar ga ribet gitu ngitungnya. Tapi, mengukur angka berat badan ideal kita adalah dengan melakukan penghitungan angka BMI (BMI Index). Tenang, kamu ga perlu keluarin kalkulator sama coret-coret di kertas buat mengukur angka BMI kamu kok. Teknologi sekarang udah lebih canggih dibanding zaman ken arok jatuh cinta kepada ken dedes. Banyak situs-situs yang menyediakan calculator BMI online. Kamu cukup ketik berat badan dan tinggi badan kamu, dan tadaaaaa. Tampilah informasi angka BMI yang menunjukan berat badan kamu sudah ideal atau belum. Contohnya, kamu bisa cek angka BMI kamu di :

http://www.nhlbi.nih.gov/health/educational/lose_wt/BMI/bmi-m.htm
(Pilih yang metric) 
Informasi yang akan tampil seperti ini :


Berdasarkan calculator BMI ini, berat badan saya yang menurut penglihatan saya ini sudah tidak ideal (karna menurut saya yang ideal adalah seperti kendall jenner), ternyata angka BMI saya masih berada di kategori normal (alhamdulillah, *hempaskan tubuh ke kanan dan ke kiri*). Maka dari itu, yang harus saya lakukan adalah diet dengan tujuan menjaga pola makan dan menjaga kesehatan. Sadar gak sih, karna berada pada kategori omnivora, untuk hal makanan yang masuk tubuh kita, kita seolah "bodo amat yang penting enak dan kenyang"? Pemikiran seperti itu perlahan akan merusak fungsi-fungsi tubuh kita ke depannya dan pada akhirnya tubuh yang kita miliki ini seolah menjadi tipuan belaka. Terlihat indah di depan namun menyedihkan di dalam. Terlihat sehat-sehat aja, tapi sebenarnya banyak potensi penyakit dalam tubuh kita. Sama kaya manisnya didepan, tapi tidak tulus di hati. Yang kaya gini putusin aja, cari yang bener-bener tulus (loooh ini apaaaaa????)


Perlukah DIET?

Sebagai seorang wanita dewasa yang sudah siap dibuahi (halah), saya akan mengatakan YA jika ada yang bertanya "perlu diet gak sih?" 

Girl, tubuh kamu itu bukan barang sekali pakai yang bisa kamu buang saat fungsi tubuh kamu sudah tidak pada tempatnya. Memang kamu mau mengeluarkan puluhan juta untuk sedot lemak atau karna kamu penyakitan akibat gak makan makanan sehat atau malah gak makan sama sekali? Gak mau kan? Jajan di rumah sakit itu gak enak. Nabungnya tahunan, ngabisinnya cuma 7 hari kamu rela? Kamu rela tabungan masa depan kamu buat nikah terpaksa dikeluarkan untuk biaya kesehatan kamu? Kalau saya sih cukup sekali saja waktu saya salah menerapkan pola diet yang dipelopori sang mentalist terkenal itu. Ya, saya pernah salah menerapkan pola diet yang membuat saya berakhir di rumah sakit selama satu Minggu. Saya kurang makan, lebih tepatnya kurang makan makanan sehat. Tubuh sayajadi tidak begitu kuat, sistem imune saya pun berkurang, dan Tuhan sudah mentakdirkan saya untuk nginep di rumah sakit selama satu minggu karena DBD dan luka lambung akibat diet ketat. 

Waktu itu dokter yang memeriksa saya menepuk-nepuk perut saya dan melakukan pemeriksaan lanjut setelah saya positif DBD, tiba-tiba mengeluarkan pertanyaan "kamu diet apa?". Ibu saya yang berada tepat disamping saya sontak langsung bilang "O*D, dok". Kemudian dokter tersebut seolah membuktikan kata-kata para ahli bahwa pola diet tersebut adalah bukan pola diet yang benar dan mengakhiri pemeriksaannya dengan bilang "gak enak kan di rumah sakit?" 

Jadi, setiap orang itu memang perlu untuk melakukan DIET. Ingat ya, DIET bukan berarti menurunkan berat badan saja. Setiap orang perlu mengatur pola makan sehatnya demi kebaikan tubuhnya. Apalagi buat kamu yang angka BMI-nya berada pada category OVER WEIGHT. Sumpah, please, saya mohon, cepat atur pola makan kamu. Saya tidak bilang gemuk atau kelebihan berat badan itu tidak cantik. Cantik itu relatif dan menurut saya banyak dari mereka yang memiliki berat badan berlebih namun bisa lebih cantik dari yang memiliki berat badan ideal. But sekali lagi, ini bukan soal cantik atau indahnya tubuh kamu dilihat, tapi ini soal sehat tidaknya tubuh kamu. Keindahan tubuh kamu untuk dilihat orang anggaplah bonus dan kalau kamu indah melihat tubuh kamu sendiri, apa kamu tidak senang? 

Jadi, menurut saya, perlukah diet? YES, IT IS A MUST!!! 

Sesungguhnya dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. 








You Might Also Like

1 comments

  1. Buat gue sendiri, diet itu lebih ke clean eat, bukan yang "nggak makan".
    Mencoba kasih cheating day seminggu sekali aja, makan bebas. Hehehehe. Lagian, lambung kan elastis. Kebiasaan makan porsi besar, bikin doi melar juga, jadi lebih cepat laparrr.

    ReplyDelete