Kekinian : Penerapan Konsep Hybrid Office


Source : http://www.cultfurniture.com/
Pernah nonton film The Intern?
Kalau kamu sudah pernah nonton film The Intern, pasti tau dong gimana asiknya dekorasi kantor salah satu fashion e-commerce yang dipimpin oleh seorang wanita cantik bernama Jules yang diperankan oleh Anne Hathaway. No cable, no self-photograph everywhere, no block, everyone can see each other easily, ruang-ruang yang di-design lebih luas dan dekorasi-dekorasi modern yang bakal mendukung aktivitas kerja kamu di kantor.

Jauh sebelum konsep hybrid office ini menjadi trend di perusahaan-perusahaan, kamu pasti tau dong dekorasi meja kantor yang dibuat menjadi bilik-bilik seperti warnet? Percaya atau enggak, buat kamu yang belum bekerja, meja kantor diberi sekat yang memisahkan karyawan satu dengan yang lainnya ini kadang memberikan beberapa efek negatif, antara lain :
  • Menciptakan bibit gabut alias gaji buta karena meja kantor yang dipisah dengan bilik ini membuat karyawan dengan bebas mengakses atau melakukan aktivitas luar pekerjaan di mejanya.
  • Menciptakan jarak antar karyawan karena sedikit terhalang sekat sehingga sosialisasi satu sama lain lebih sedikit ketimbang dekorasi meja kantor tanpa sekat.
  • Jadi tembok buat pajang foto-foto pribadi atau keluarga. Hellooo, ini meja kantor apa meja belajar di rumah ya?

Source : http: //www.cultfurniture.com/ 
Lahirnya konsep hybrid office ini dengan harapan mendorong kinerja para karyawan, menurunkan tingkat stress atas tekanan pekerjaan, memberikan ruang yang lebih luas agar karyawan bebas berkreasi, dan tentunya memberikan kenyamanan agar para karyawan memberikan effort yang terbaik pada perusahaan tempatnya bekerja.

Terus konsep hybrid office itu kaya gimana sih?

Konsep hybrid office itu sebenarnya simple. The Company build a second home for the employee. Perusahaan membuat kantor yang nyaman dulu untuk dihuni oleh para karyawannya. Diantaranya yang seperti ini (gambar-gambar dibawah diambil dari kantor sendiri) :

1. Dekorasi ruang kantor yang lebih luas atau dibuat terkesan lebih luas.

2. Laptop and WiFi. That means no cable and no CPU. Penerapan konsep hybrid office juga meminimalkan penempatan barang-barang secara mubazir. Modern sudah pasti. Apalagi penggunaan laptop akan lebih fleksibel ketimbang personal computer yang lengkap dengan CPU dan keyboard. Bekerja dengan laptop juga bikin para karyawan fleksibel berpindah-pindah tempat kalau bosan di satu tempat saja. 
Tolong abaikan modelnya yang pura-pura di candid di ruang breakout.
3. Paperless. Dalam rangka ikut serta untuk peduli terhadap lingkungan, penerapan konsep hybrid office juga mengurangi penggunaan kertas yang terlalu banyak. Semuanya dikerjakan by email. Jika benar-benar dibutuhkan, baru menggunakan kertas.

4. Ruangan yang dipisahkan dengan kaca. Konsep keterbukaan pada hybrid office ini juga diterapkan pada ruangan-ruangan tertentu yang biasa digunakan untuk meeting. Biasanya hanya dipisahkan dengan kaca. So, everyone can see people inside the meeting room. But unfortunately, you can’t hear them karena biasanya ruang meeting dibuat kedap suara.

5. Tidak ada sekat pada meja kantor. No block? Of course. Efek positifnya banyak banget! Dibuangnya sekat meja kantor juga meningkatkan aktivitas sosial antara karyawan, dan menunjang kerja sama antar karyawan. Tapi yang gak enak, kalau kamu buka yang diluar pekerjaan, pasti keliatan tuh. Yang diluar pekerjaan itu ya misalnya ketauan lagi kepoin akun facebook mantan atau pacar barunya mantan.
Ruang breakout salah satu kantor area di Medan
Konsep hybrid office ini juga bisa disebut smart office, smart building, kantor pintar (lah sama aja ya), atau sebutan-sebutan lainnya. Banyak juga vendor-vendor yang menyediakan jasa untuk membangun interior design berkonsep hybrid pada kantor-kantor perusahaan. Sekarang juga banyak tuh yang menyewakan gedung atau ruang-ruang kerja berkonsep hybrid dengan hitungan per jam. Lumayan buat kamu yang bosan bekerja di kantor kamu yang belum menerapkan konsep hybrid office.

Bagian pojok lantai ruang makan siang
Penerapan konsep hybrid office ini membuat sebuah perusahaan mengeluarkan biaya yang cukup besar. Jadi, memang penerapan konsep ini bukan tidak mau diterapkan oleh banyak perusahaan, tapi biayanyaaa ciiiiiin yang memang menguras keuangan perusahaan. 

But don't worry, dimanapun kamu bekerja dan seperti apa dekorasi kantor kamu sekarang atau nanti, kreativitas itu tidak ada batasnya. Lebih penting lagi, bersyukur masih bisa bekerja jauuuuuh lebih baik, karena di luar sana banyak yang masih mencari pekerjaan.
Share on Google Plus

2 comments :

  1. Ini nih workspace yang pengin banget gue rasain. Macam-macam konsep hybrid office gini. kan jadi nambah kesan betah juga meskipun kerja lama-lama. Ah, pengin deh ngantor di tempat kayak gini

    ReplyDelete