Jangan Lupa Bahagia

Jangan lupa bahagia.


Begitu kira-kira sepenggal kata-kata yang di post teman saya di social media saat sedang liburan ke Karimun Jawa. Sekejap saya tersentak membaca sepenggal kata-kata yang sejatinya penuh dengan makna yang berbeda-beda. Pernahkah kita lupa untuk bahagia? Pernahkah kita lupa akan hal-hal yang bisa membuat kita bahagia? 

Kadang, hal sekecil apapun dalam hidup yang terjadi dapat menjadi sebuah kebahagiaan dengan makna yang mendalam. Begitulah cara sederhana kebahagiaan menghampiri seseorang. Tidak peduli kapan untuk tertawa, tepatkah waktunya, dengan siapa, apa akan bertahan lama. Cara sederhana kebahagiaan menghampiri setiap orang kadang begitu unik,  tidak terduga, dan bahkan hanya sekadar pemanis yang melewati hidup kita seperti halilintar.

Bahagia itu bukan pilihan. Dia tidak meminta untuk dipilih atau dikejar karena sejatinya memang kebahagiaan memilih untuk tinggal di dekat kita dalam berbagai macam bentuk. Benar, memang dia tidak memilih untuk dikejar begitu keras. Benar, memang dia tidak menuntut setiap orang untuk jatuh bangun dalam mengejarnya.

Bahagia itu tidak dilupakan. Sesungguhnya dia memang tidak pernah dilupakan sekalipun. Setiap orang berlomba-lomba mengejar kebahagiaan menurut standar masing-masing insan. Heran, mengapa kadang kebahagiaan bagi mereka sangat sulit dicapai?  Padahal mereka masih bisa tersenyum dan tertawa tanpa rasa khawatir apa hal buruk yang akan terjadi esok hari.

Jangan lupa bahagia
Bahagia tidak memilih untuk dikejar dengan cara-cara yang sulit. Bahagia hanya memilih siapa,  kapan,  bagaimana,  dan dimana dia harus mampir dalam hidup kita. Sederhana. Kadang kita hanya cukup melihat dengan tulus. Bahwa bahagia,  memang sederhana.
Share on Google Plus

0 comments :

Post a Comment