10 Hal Berikut Bikin Karir Kamu di situ situ aja

2:55 PM

click here for pic source
Segala pencapaian dalam hidup, khususnya karir tidak jarang dijadikan patokan kesuksesan seseorang. Mulai dari jabatan tinggi, kantor yang keren, gaji gede, atau kendaraan yang dibawa juga bisa dijadikan sebagai bukti mulusnya jalan karir seseorang. Begitulah hidup, nak. Kadang penuh dengan standar sosial yang tidak sadar menjadi pemicu bagi sebagian orang untuk berusaha dan bekerja lebih keras. 

Meskipun tidak semua orang meyakini standar sosial tersebut, sebagian orang dengan suksesnya mampu membuktikan bahwa dia mampu membangun perjalanan karir yang mulus sesuai dengan ekspektasinya. Namun, tidak sedikit yang merasa karirnya masih stuck atau berada di situ-situ aja. Nah, perlu diketahui ada beberapa hal yang bisa bikir karir kamu akan di situ situ aja atau gak ada pergerakan ke arah yang lebih menantang. 

1. Malas belajar 
Udah jadi rahasia umum sejak kita duduk di Sekolah Dasar kalau orang yang malas belajar akan sulit menghadapi tantangan di depan. Sama halnya dengan bekerja di perusahaan, kalau kamu malas mempelajari hal baru maupun hal yang bahkan tidak berhubungan langsung dengan pekerjaan, akan membuat kamu menjadi orang yang sedikit ilmunya dan sedikit pengalamannya. Waduh, kalau hidup kamu dilingkupi sama ketidaktahuan di mana-mana, bahaya banget nih buat perjalanan karir kamu. 

2. Terlalu cepat puas 
Ketika kamu ada di posisi tertentu yang kamu rasa enak menurut pemahaman kamu dan kamu merasa cepat puas, siap-siap deh digusur kesombongan yang haqiqi sampai-sampai kamu malas untuk explore hal baru, berinovasi, dan melakukan hal yang lebih baik lagi karena kamu merasa kamu sudah puas di posisi yang sekarang. 

3. Terlalu buru-buru mengambil keputusan 
Kalau kata ibu, "pelan-pelan aja, nanti jatuh". Begitu kalimat yang dilontarkan ibu ketika kita belajar naik sepeda. Perjalanan karir juga sama halnya dengan belajar sepeda. Kalau terlalu buru-buru, kamu akan jatuh, tapi kalau terlalu lamban kamu tidak cepat sampai. Nah, mengatur ritme bekerja kita juga penting supaya tidak ada keputusan yang salah diambil karena terlalu terburu-buru. 

4. Terlalu cepat mengambil kesimpulan dan berpikir negatif 
click here for pic source
Untuk yang satu ini, bahkan bisa menghancurkan karir yang sudah kamu bangun loh. Ketidaktahuan akan sesuatu hal terkadang membuat kita terlalu cepat mengambil kesimpulan atau justru berpikir negatif. Alhasil, kita tidak punya cukup wawasan dan informasi yang lengkap untuk menarik sebuah kesimpulan. Contohnya, ketika datang seseorang ke team kamu, dan tiba-tiba ada banyak perubahan yang terjadi setelahnya, kamu menyalahkan orang tersebut dengan mudah (berpikir negatif). Padahal yang tidak kita ketahui, selalu ada dinamika atau perubahaan dalam perusahaan yang membuat pekerjaan kita juga ikut berubah. 

5. Kebanyakan teori tapi prakteknya gak ada
Dalam perjalanan karir saya, saya banyak menyaksikan orang-orang yang menang teorinya aja tapi implementasinya nol ini berakhir dengan stuck-nya karir mereka. Maka dari itu, gak perlu teori atau ide yang besar kalau kamu gak bisa mempraktekannya. Ide-ide kecil juga bisa menjadi ide yang besar kalau kamu bisa mempraktekannya. Jadi jangan menang teorinya aja. 

6. Terlalu sibuk mengkritik orang lain 
Terlalu sibuk mengkritik pekerjaan orang lain sampai sampai pekerjaan sendiri terbengkalai. Kamu harus fokus menyelesaikan pekerjaan kamu sendiri. Jadikan orang lain sebagai motivasi kamu untuk bekerja jauh lebih baik dan lebih keras lagi untuk menyamakan langkah kamu dengan orang tersebut. Karyawan yang terlalu sibuk mengkritik orang lain biasanya berakhir dengan karir yang di situ situ aja karena sampai tidak sempat memperbaiki diri sendiri. 

7. Tidak bisa menerima perubahan 
click here for pic source
Oh come on, guys. Revolusi is always exist in everywhere and everytime. Banyak karyawan yang berpikir "semenjak ada CEO ini, kantor kita jadi gak senyaman dulu". Hmm, kamu bukan pangeran atau putri kerajaan Inggris yang selalu dikelilingi hidup yang nyaman sampai anak cucu. Perubahaan pasti akan terjadi cepat atau lambat. Baik yang secara langsung berdampak ke diri kamu atau secara tidak langsung mempengaruhi pekerjaan kamu. Buat kamu yang selalu skeptis atau menolak perubahan, sebaiknya kamu hengkang saja dan buat perusahaan sendiri dimana kamu yang jadi bosnya. Perubahan itu pasti terjadi dimanapun dan apapun bentuknya. Perusahaan akan selalu menyesuaikan diri dengan kondisi bisnis maupun tuntutan persaingan. Kalau kamu gak bisa menerima perubahan, kamu bisa jadi salah satu orang yang diperhitungkan tidak profesional dan tidak kompeten. 

8. Tidak bisa menerima masukan dari orang lain 
Kekeuh aja dengan pendiriannya sendiri, selalu merasa benar, atau tidak bisa menerima masukan dari orang lain juga akan menghancurkan diri kamu sendiri. Masukan yang baik bisa dijadikan sebagai bahan introspeksi diri kamu supaya jadi karyawan atau orang yang lebih baik lagi. Sedangkan masukan yang buruk bisa kamu saring supaya kamu gak terpengaruh menjadi karyawan yang buruk. 

9. Ritme kerja yang disitu situ aja, tanpa inovasi, dan hal yang baru 
Memang sih kita dituntut untuk mengerjakan hal yang sama untuk sebagian pekerjaan, tapi hal ini juga gak menutup kemungkinan buat kamu bekerja lebih inovatif, lebih cerdas, dan lebih kreatif. Selalu ada jalan di mana kamu selalu bisa mengeluarkan ide-ide kreatif. Pada dasarnya sel-sel di otak kita ini udah complicated, jadi untuk berpikir yang out of the box tinggal dipancing dikit aja, pasti bisa. Nah, supaya kamu bisa mengeluarkan ide ide kreatif kamu bisa mempraktekan point-point di atas terlebih dahulu.

10. Pergaulan yang sempit 
click here for pic source
Kerja sama dia, makan sama dia, nongkrong sama dia, ke toilet bahkan sama dia. Pergaulan yang sempit bakal bikin pikiran kamu terkungkung sebatas pekerjaan tim kamu aja. Hal ini bakal bikin wawasan kamu sempit dan banyak ketidaktahuan akan dinamika perusahaan. Banyak bergaul dengan teman-teman kantor dari tim lain akan membuat kamu jauh lebih banyak tau akan banyak hal mulai dari urusan kantor sampai di luar kantor. Seperti kata pepatah, 1000 teman bahkan tidak cukup kan? Nah, sama halnya dengan bekerja di kantor. Kalau ruang lingkup kamu dia-dia aja, 9 hal di atas bakal terjadi dalam karir kamu. Kenapa? karena secara langsung atau tidak langsung, ruang lingkup kita akan mempengaruhi cara kerja dan pola pikir kita. Semakin banyak bergaul, semakin banyak tau, semakin banyak ide, juga semakin baik kinerja kita. Gak jarang malah kadang kamu dapet jodoh sebagai bonus loh. 

You Might Also Like

1 comments

  1. wow subhanalloh, aq mo jd selebgram qa gmn biar sukses eaa

    ReplyDelete